Ini Jadwal KM Express Bahari dari Sunda Kelapa ke Kepulauan Seribu

PT Pelni (Persero) selaku operator KM Express Bahari siap melakukan pelayaran perdana pada Sabtu (14/1/2017).

Rute yang diambil Pelabuhan Sunda Kelapa-Pulau Tidung (PP), KM Express Bahari berangkat dua kali, setiap Senin sampai dengan Minggu, dan tidak beroperasi pada Selasa.

Corporate Secretary PT Pelni Didik Dwi Prasetio mengatakan kapal ini mempunyai kecepatan maksimal 20 knot. Express Bahari hanya membutuhkan waktu 70 menit untuk menempuh perjalanan dari Pelabuhan Sunda Kelapa ke Pulau Tidung, dan akan langsung kembali ke Sunda Kelapa.

“Jadi wisatawan memiliki dua pilihan kapal Pelni yang menuju Kepulauan Seribu, yaitu KM Sabuk Nusantara 46 dan KM Express Bahari,” ujar Didik Dwi Prasetio, Jumat (13/1/2017).

Sebagai informasi, KM Sabuk Nusantara 46 berangkat dari Sunda Kelapa setiap Sabtu, Senin dan Rabu setiap pukul 08.00 WIB.

Sementara KM Express Bahari melakukan perjalanan dari Sunda Kelapa dua kali sehari, pada pukul 08.00 dan 13.30, sementara keberangatan dari Pulau Tidung setiap pukul 10.30 dan 15.30 WIB.

Express Bahari dapat mengangkut 208 penumpang, dan terdiri dari kelas bisnis, eksekutif dan VIP. Masing-masing harga tiketnya Rp 75.000; Rp 100.000; dan Rp 125.000 per orang.

“Bagi wisatawan yang mencari harga tiket lebih murah, dapat memilih Sabuk Nusantara 46 yang tiketnya hanya Rp 15.000 per orang,” kata Didik Dwi Prasetio.

Untuk pembelian tiket Kapal Bahari Express dapat dibeli di Loket Kantor Pusat Pelni di Jalan Gajahmada Nomor 14, loket kantor Cabang Tanjung Priok, loket offline di Sunda Kelapa dan Indo Maret. Bila memerlukan informasi terkait jadwal, harga tiket dan informasi lainnya terkait kapal Pelni dapat menghubungi contact center Pelni 021-162.

PT Pelni saat ini mengoperasikan 26 kapal penumpang yang melayari 90 lebih pelabuhan di Indonesia. PT Pelni juga mengoperasikan 6 kapal Tol Laut, 46 kapal perintis, dan satu kapal ternak, seluruhnya menjalankan penugasan resmi dari Pemerintah.

Pada tahun ini, PT Pelni berhasil menghubungkan jadwal pelayaran kapal penumpangnya dengan kapal perintis.

Sumber : Tribunnews.com